kenapa lama gak nulis lagi ?

Bismillah….

hampir satu bulan lebih saya gak nulis di  blog ini, atau lebih tepatnya tidak upload tulisan baru di blog ini, why ?.

1. karena saya terkadang masih meliat, kita nich terlalu banyak bertanya dan baca ini dan itu tapi Nol dalam hal amalnya. Kunjungin blog ini dan baca tulisan tapi tak segera mengamalkan lama-lama tulisan itu cuma sekedar lewat saja..Hmhmhmhm….

Udah dech sekarang ini ternyata saatnya kita banyak amal dilapangan dari ilmu yang kita dapatkan itu plus yang perlu diingat  adalah banyakin kita duduk diam sama Allah. Ngobrol aja sama Allah….

Habuh Jamzi (Ahad Subuh berjamaah & bergizi), salah satu program madrasah yang sedang saya galakkan disini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Kaitan dengan hal amal itulah pada hampir satu bulan ini saya memang disibukkan dengan amal terutama dalam hal memperbaiki sistem yang ada di madrasah masjid saya. Saya rombak semua, dan saya sampaikan sama Allah tuk perbaiki ini itu. Dan Insya Allah, dalam beberapa bulan kedepan saya juga akan kembali kekampung halaman saya tuk merombak sistem tpq di masjid kampung saya (bekonang). Tidak hanya itu saja tapi bentuk amal lainnya banyak yang membuat saya sejenak tuk merefresh tidak menulis diblog.

Semoga Alllah senantiasa menuntun kita….membimbing kita…Ya Robb ilhamkan kepadaku petunjuk……

Posted in Remaja & TPQ | Leave a comment

Memukul Anak, bolehkah ??.

Bismillah..

“ Anak tak selamanya harus disikapi lembut. Terkadang kita perlu menghukumnya karena kenakalan atau kesalahan mereka. Tentunya semua itu dalam bingkai pendidikan. Sehingga tidak bertindak berlebihan yang justru mempengaruhi kejiwaan si anak.”

“Perintahkanlah anak untuk shalat ketika telah mencapai usia tujuh tahun. Dan bila telah berusia sepuluh tahun, pukullah dia bila enggan menunaikannya.” (HR. Abu Dawud no. 494, dan dikatakan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud: hasan shahih)

mendidik anak sesuai arahan nabi…

 

“Apabila salah seorang di antara kalian memukul, hendaknya menghindari wajah.” (HR. Al-Bukhari no. 2559 dan Muslim no. 2612)

Para ulama mengatakan bahwa ini adalah larangan memukul wajah secara tegas. Karena wajah merupakan sesuatu yang lembut yang terkumpul padanya seluruh keindahan. Anggota-anggota tubuh yang ada di wajah demikian berharga, dan sebagian besar penginderaan seseorang diperoleh dengan anggota tubuh tersebut. Sehingga terkadang pukulan di wajah bisa menghilangkan atau mengurangi fungsi anggota tubuh itu, terkadang pula menjadikan wajah cacat. Sementara cacat di wajah itu sendiri demikian buruk karena nampak jelas dan tidak mungkin ditutupi. Dan pada umumnya pukulan di wajah itu tidak lepas dari kemungkinan timbulnya cacat. Termasuk pula dalam larangan ini seseorang yang memukul istri, anak, ataupun budaknya dalam rangka mendidik, hendaknya dia hindari wajah. (Syarh Shahih Muslim, 16/164)

refresh…belajar dari semut yang selalu disiplin….

Hal lain yang perlu diperhatikan pula, pukulan pada si anak adalah semata-mata dalam rangka mendidik. Yang dimaksud dengan pukulan yang mendidik adalah pukulan yang tidak membahayakan. Sehingga tidak diperkenankan seorang ayah memukul anaknya dengan pukulan yang melukai, tidak boleh pula pukulan yang bertubi-tubi tanpa ada keperluan. Namun bila dibutuhkan, misalnya sang anak tidak mau menunaikan shalat kecuali dengan pukulan, maka sang ayah boleh memukulnya dengan pukulan yang membuat jera, namun tidak melukai. Karena Rasulullah memerintahkan orang tua untuk memukul bukan untuk menyakiti si anak, melainkan untuk mendidik dan meluruskan mereka. (Syarh Riyadhish Shalihin, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, 2/123-124).

Sumber : www.madinahkecil.com, www. asysyariah.com/memukul-anak.html

Posted in Motivasi | Leave a comment

Sebenarnya yang disebut masalah adalah bukan masalah..

Bismillah…

Kalau kita paham sebenarnya yang disebut masalah adalah bukan masalah. Begitu kesimpulan saya dalam memahami hal ini. Sebenarnya itu adalah sebuah kehendak Allah pada diri kita. Allah menghendaki kita pasrah saja kepada-Nya kemudian mengikuti apa yang dituntun oleh-Nya. Sebagai contoh sederhana adalah ketika salah seorang dari kita sedang ditimpa masalah belum dikarunia jodoh misalnya. Sebenarnya itu bukan masalah, Iya benar bukan masalah kalau ia mau sadari bahwa sebenarnya itu adalah sebuah kehendak Allah kepada dirinya.

( Sebenarnya masalah bukan masalah )

Lalu apa yang dilakukannya….Yang pertama dan utama adalah dia pasrahkan semuanya kepada Allah…Lalu Allah akan merespon dengan diberikan petunjuk kepada kita…Pasti itu…
Lalu ikutilah petunjuk yang diilhamkan kepada kita….Kalau semisal, ada petunjuk tuk hubungi ini itu, jalin silaturahmi dengan ini itu, masuk komunitas ini itu, maka lakukanlah…
Jadi kita tinggal mengikuti kehendak Allah yang lainnya….Dari satu kehendak ke kehendak ALlah yang lainnya…….Terus lakukan….pasrahkan……..

Sekali lagi sebenarnya yang dikatakan masalah itu sebenarnya bukan masalah..

Kalau kita sudah tahu itu sebagai sebuah kehendak Allah, maka otomatis kita akan meminta untuk selalu dituntun sama Allah. Dah gak perlu repot-repot mikirin sampe pusing kepala..Ikuti saja kehendak Allah yang diilhamkan kepada diri kita.

( Terus pasrah dan koneksikan ke Allah….Praktekkan doa ini, biar kita selalu dituntun sama Allah)

Posted in Motivasi | 1 Comment

Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu

Bismilllah..

waudzkur rabbaka fii nafsika tadharru’an wakhiifatan waduuna aljahri mina alqawli bialghuduwwi waal-aasaali walaa takun mina alghaafiliina

205. Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

surat : Al-A’raf Ayat : 205

Mempraktekkan ayat ini cukup sederhana, dan akan terasa sangat getarannya.

( dzikir kepada Allah)

Coba silahkan duduk diam, kemudian sebut Allah….Yaa Allah…Ya Alllah….Pelan-pelan…

Dari hatimu…bukan dari mulutmu yang tanpa melibatkan hati….terus coba panggil……terus panggil….rasakan ketenangan itu…..terus panggil……Coba lakukan…….

Kita selama ini banyak berdzikir dengan menggunakan doa matsurat dzikir pagi dan petang, buku-buku dzikir pagi dan petang, atau apapun lainnya tapi sering kali hanya berbekas pada mulut semata…Tidak ada bekas sama sekali…

sekarang cobalah, jangan banyak bertanya…Sebutlah dan panggillah Allah dengan menggunakan hatimu…….

Allah akan meresponmu…….

Posted in Dzikir | Leave a comment