Sebuah Gerakan

Day 2#AmbilBuku,Matikan Gadgetmu! AmBu MaGa Prolog

Dihalaman selanjutnya penulis menyebutkan dibab awal tentang bagaimana ceritanya nabi yang berjumlah 124.000 diutus dimuka bumi ini untuk melakukan dua misi penting.

Yaitu misi mentauhidkan Allah dan misi kedua adalah menjelaskan dan menerangkan bahwa sesudah hidup dialam dunia ini, ada kehidupan selanjutnya. Kehidupan akhirat. Dua misi inilah yang menjadikan nabi ini berada dimuka bumi. Diutus oleh Allah tuk mengemban dua misi itu. Dengan mengerahkan semuanya (fisik, mental, harta, dan semuanya).

Kehidupan akhirat ini adalah sebuah kehidupan yang akan terjadi dan sesuatu yang pasti. Meskipun ini suatu hal yang belum terjadi tetapi kepastian akan hal itu. Bukti-bukti akan adanya hal itu diantaranya adalah penulis sampaikan dengan beberapa cerita.

seperti halnya cerita salah satu yang saya ingat, yang pertama cerita tentang Orang tua yang mempunyai satu orang anak kesayangannya, pada suatu hari orang tua ini membelikan putri tercinta satu-satunya ini dengan sebuah sepeda mini. Dengan sangat bahagianya bocah cilik ini memakai sepedanya keliling kampungnya.

Pada sisi lain ada seorang tetangganya, seorang petani yang punya anak kecil juga dan ingin punya sepeda mini seperti milik tetanggannya tersebut. Tapi petani ini tak punya uang. Hingga suatu waktu ia meliat bocah kecil tetangganya itu memakai sepeda mini barunya, kemudian tetangganya ringkas cerita membunuhnya dan membuah di rawa sekitar kampung tersebut.

Sekarang, orang tua yang punya anak satu-satunya itu sudah meninggal. Demikian petani yang membunuh bocah kecil tersebut sudah meninggal.

Lalu apakah cukup sampai disini saja kehidupan itu?. Alangkah tidak adilnya jika hal itu terjadi. Yang membunuh tidak ada konsekuensinya sesuah dia meninggal. Akankah seperti itu?.


hari ini baca di masjid sore hari

Demikian orang-orang yang dholim, pencuri, perampok dan orang dengan perbuatan jahat lainnya, ketika dia hidup dunia dengan harta rampasannya dan bersenang-senang sampai akhir hayat, lalu tak adakah pertanggung jawabannya sesudah didunia?. Alangkah tidak adilnya.

Kemudian penulis menceritakan tentang bagaimana Al Qur’an menjelaskan tentang penciptaan manusia, ketika orang kafir mengatakan ndak mungkin kita dibangkitkan jika sudah menjadi tulang belulang.

Dijawab dengan mudah bagaimana mudahnya penciptaan kita oleh ALlah kita dulu dari air mani dan dulu kita tidak ada didunia ini. Demikian pula bagaimana Allah menggambarkan tentang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan sesudah hujan serta berbagai permisalan lainnya.

#AmbilBuku,Matikan Gadgetmu! #AmBuMaGa2020

#BulanBahasa

#FLPOke

#FLPSolo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Day 2#Kenapa takut mati?

4 October 2020