SOLO (Madinahkecil.com) – Meskipun kondisi aktivitas yang luar biasa ditahun-tahun ini, founder madinah kecil tetap mencoba memberikan nasehatnya di acara non formal hotel Swiss-belinn Saripetojo, Solo, Kamis (5/4), untuk selalu bersikap proporsional terhadap sesuatu.

“Boleh kita tidak menyukai seseorang atau lebih tepatnya berbeda terhadap sesuatu hal dengan orang tersebut, tapi tetap yang kita liat dari orang tersebut adalah kebaikannya. Orang tersebut bisa saja ketua organisasimu, pimpinan, bupati, gubernur, presiden bahkan bisa dikata semua orang yang ada disekitarmu.

Liatlah ia pada kebaikan-kebaikannya yang ia tebarkan selama ini. Senyumnya, ramahnya, semangatnya, ketulusannya dan berbagai macam hal lainnya selama ini” Ungkap aris eldurra sebagai founder madinah kecil di hotel Swiss Belinn.

Aris eldurra mengajak semua orang tuk merevolusi diri, bukan revolusi dalam artian bakar-bakar sini. “Yang harus dilakukan adalah revolusi diri tuk selalu menebarkan dan meliat seseorang pada kelebihan dan kebaikannya, ditengah budaya orang yang suka mengunjing, menyebarkan fitnah dan info-info hoax. Bahkan pada oran g yang berbeda keyakinan kepada kita, maka liatlah pada kelebihan atau kebaikannya.”

Jika semua orang bisa mempunyak sifat dan karakter seperti itu, maka seberapapun perbedaan yang timbul, seberapapun panasnya suhu politik akan bisa dijalankan dengan semangat “woles”.

Diakhir pesannya yang menyentuh, Aris Eldurra menyerukan kepada semuanya tuk banyak-banyak mengingat Allah dan minta selalu dituntun aktivitasnya sehari-hari. Jangan lupa tuk selalu melibatkan Allah diawal, ditengah dan diakhir. (ARS)

Belajarlah meliat seseorang pada kelebihannya
Tagged on:                     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *