Jum’at Barokah di Masjid Alkautsar

Dimasjid dekat tempat tinggalku, lebih tepatnya masjid alkautsar perum gedangan solobaru ada acara bagus yang menurutku perlu diteruskan. Jum’at barokah namanya

halaman masjid al kautsar

Jadi setiap jum’at pagi ba’da subuh akan diadakan tausyiah atau kuliah tujuh menit dan sesudahnya, jamaah berkumpul tuk menikmati sarapan yang telah diadakan.

Hampir mirip dengan kegiatan yang saya gagas di masjid jami’ wonorejo (timur Smp 1 mojolaban) di era 2011 dan sampai sekarang masih berlangsung.

Cuma bedanya dihari ahad, dan entah kenapa berubah konsepnya menjadi pengajian ba’da subuh. Padahal tidak seperti itu konsepnya.

Saya ingat betul setahun awal sampai dua tahun kemudian, anak2 tiap malam ahad tidurnya di masjid. Paginya mempersiapkan tuk acara ahad subuh itu.

Konsep awalnya adalah mengadopsi subuh bergizinya dg membagikan susu sehabis subuh di masjid jogokariyan, sekitar tahun 2010 bahkan kami study banding kesana.

suasana pas santai sambil menikmati menu rawon

Begitupun saya pernah membuat program Habuh Jamzi (Ahad Subuh Berjamaah dan Bergizi) di masjid kebonan sriwedari, tapi tuk sekarang sepertinya tidak berjalan.Dan diubah menjadi sebulan sekali.

Yang saya tangkap yg diperlukan adalah komunikasi non formal dan santai antar jamaah. Itu sebenarnya goal utamanya. bukan yg lain.

Karena dg menikmati hidangan dan ngobrol2 sntai ini maka akan timbullah ide , masukan maupun gagasan yg dilontarkan para jamaah. Serta timbulnya ketautan hati satu dg lainnya.

beberapa ibu2 yang ada didalam, yg diluar sedang menyiapkan sarapan

Yang tidak mudah adalah menjaga konsistensi jamaah dalam acara ini. Itu PR besarnya, karena yg diperlukan adalah bagaimana supaya jamaah bisa merasa memiliki dengan program kegiatan ini.

Dan sekali lagi konsepnya jangan diubah menjadi pengajian, nanti goalnya kurang tercapai dengan baik.

(aris eldurra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *