Keyakinan itu menular.


Keraguan? Sama, juga menular.

Ini berlaku dalam apapun, termasuk dalam dunia penjualan.

Yakin yang gimana? Yakin sama diri sendiri. Bukan sekedar pede.

Yakin…
Photo by Senjuti Kundu on Unsplash

Terus? Yakin sama produk yang akan ditawarkan. Ini rumus dasar, setiap kali kita mau menawarkan sebuah produk, yah kita harus yakin dulu sama produk tersebut. Jangan setengah-setengah.

Setidaknya, ada lima tips.

Pertama, pahami produk. Maksudnya, tahu manfaat-manfaatnya dan khasiat-khasiatnya. Jangan sampai nggak tahu.

Kedua, simak success story dari penjual-penjual lain yang berhasil. Ya, belajar dari pengalaman orang lain.

Ketiga, perbanyak jam terbang. Tetaplah menawarkan. Dan belajarlah dari pengalaman diri sendiri.

Keempat, ingat-ingat moment terdahulu saat kita berhasil closing atau berprestasi. Kenangan ini akan membangkitkan semangat.

Kelima, stop mengeluh dan pandai-pandailah mencari hikmah saat ditolak. Tidak ada pengalaman yang sia-sia.


Photo by Pineapple Supply Co. on Unsplash

Gimana biar lebih yakin? Ada lagi tips-nya. Apa itu? Bergaul dan membaurlah dengan mereka yang yakin. Karena, sekali lagi, yakin itu menular.

Siaaap?

sumber :
https://t.me/ipphoright

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *