Bismillah…
Alhamdulillah setelah sekian lama gak nulis. Akhirnya bisa nulis lagi. Pengin juga sih tiap hari bisa nulis, tapi kayaknya waktu tuk upload sangat tidak mungkin tuk dilakukan tiap hari.
Paling tidak mungkin saya bisa siasati dengan menulis setiap hari di file offline.
Nanti setelah longgar baru bisa saya upload di web online.
10441223_10204331130576043_3056208680926819193_n(1)
Okay kembali ke topik.
Dua hari yang lalu saya mengadakan aqiqohan, dan disana ada seperti lazimnya sebuah aqiqoh adalah pemberian nama kepada sang jabang bayi. Alhamdulillah anak pertama saya lahir setelah tiga tahun penantian kami tuk mendapatkan momongan.

Tepatnya 3 tahun 1 hari, sebab hari pernikahan kami tgl 14 Januari 2012 sedangkan anak kami lahir sehari kemudian 15 januari tetapi dengan tahun 2015…Anak saya lahir normal di seorang bidan (bu Sri Luminto-Minoek) pada jam 05.50, saya bawa masuk bidan jam 22.30, jadi kurang lebih sekitar 6 jam proses kelahiran.

Sangat luar biasa perasaan saya mendapatkan momongan. Punya anak menurut saya lebih menggembirakan dibanding punya istri, begitu celoteh saya. Suatu karunia dari Allah yang luar biasa, membuat saya bahagia dan senang tak terkira. Ditambah lagi, buah hati kami ternyata seperti yang saya inginkan seorang anak laki-laki, yang Insya Allah nanti akan memberi contoh kebaikan kepada adik-adiknya.

Saya senantiasa berdoa agar anak saya nanti jadi seorang anak yang sholeh / sholihah, termasuk pada kelahiran kali ini. Tapi saya sedikit menambahi ;“Laki-laki sholeh / perempuan  sholihah saya berkenan Yaa Allah..Tidak apa-apa , Tapi kalau saya boleh meminta saya  menghendaki laki-laki sholeh,  Yaa Allah”…Begitu salah satu doa saya disamping doa-doa lainnya.

1 minggu kemudian tepatnya Rabu 21 Januari 2015 (atau 2 hari yang lalu) saya lakukan aqiqohan. Seminggu terakhir saya istikhoroh tuk mencari sebuah nama.meskipun sebelum-sebelumnya saya sudah cari, tapi ternyata mendekati hari aqiqohan baru terpikirkan kalau jawa bilang “mak cling” atau “aha uereka”..hadeh..

Saya pingin ketika anak saya atau orang lain memanggi nama anak saya dari awal sampai akhir , maka itu berarti doa bagi dia atau mungkin orang lain.dan akhirnya nama telah saya putuskan dengan nama “Arsyadani Robbi Ihsana”. Artinya “Semoga Allah(Robb-Ku) menunjukiku kebaikan”. Saya senang dengan nama ini. Bahkan ketika satu katapun itu berarti doa, seperti “Arsyadani Robbi= (semoga) Allah memberi petunjukku “.
Iya nama yang ketika saya menimang-nimang anak saya, maka dengan menggunakan namanya saja sudah bisa  Karena namanya adalah sebuah nama.
Semoga Allah menjadikan anak saya anak yang sholeh yang ditunjuki Allah kearah kebaikan sesuai dengan namanya.aamiin…

*) Ditulis 23 Januri 2015 jam 02.30 selesai 03.30, Pesanku tuk anakku : ” Arsyad, anakku..ketika besar nanti tak ada salahnya kamu baca tulisan ayah ini. Ayah dan bunda sayang kamu….”

 

10685476_10204331130496041_1478211462611669794_n 10363740_10204331130536042_7991613735868534814_n

Sebuah nama = sebuah doa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *